Notification

×

Iklan

Iklan

Aksi Aba-Aba Upacara Bupati Batola Viral di Medsos, Gerakan Hormat dan Sikap Tegas Jadi Sorotan

Rabu, 19 Agustus 2026 | Agustus 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-19T06:31:34Z

Momen Lucu Bupati Batola Baru Aba-Aba 
"Siap" Malah Hormat

Poto : Istimewa



MARABAHAN, Peoplenews. Id  — Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, saat memimpin upacara peringatan yang berkaitan dengan penghormatan kepada para pahlawan menjadi sorotan di media sosial. Rabu (19/8)

Video tersebut beredar luas setelah diunggah oleh akun TikTok @kaltengundercover dan kemudian dibagikan kembali di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat adanya momen ketika Bupati Bahrul Ilmi memberikan aba-aba kepada peserta upacara, namun gerakan yang dilakukan tampak tidak selaras dengan aba-aba yang diucapkannya.

Pada salah satu bagian video, terdengar aba-aba “siap, gerak”, tetapi gerakan yang dilakukan justru terlihat seperti gerakan penghormatan. Pada kesempatan lain, ketika terdengar aba-aba “hormat, gerak”, gerakan yang ditampilkan terlihat berbeda dari gerakan penghormatan sebagaimana lazim dilakukan dalam tata upacara.

Momen tersebut sontak menjadi perhatian peserta yang berada di sekitar lokasi. Wakil Bupati Batola dan sejumlah pejabat yang berdiri mendampingi Bupati juga terlihat memperhatikan situasi tersebut.
Selain persoalan gerakan, dalam video yang beredar juga terdengar ucapan yang dinilai tidak lazim dalam rangkaian aba-aba upacara, termasuk penyebutan “hormat kepada arwah” sebelum pemberian aba-aba berikutnya.

Potongan video itu kemudian memancing beragam komentar warganet. Sebagian mempertanyakan ketepatan pelaksanaan tata upacara, sementara lainnya menilai kejadian tersebut sebagai sebuah kekeliruan yang seharusnya tidak terjadi ketika seorang kepala daerah bertindak sebagai pemimpin upacara.

Namun demikian, konteks lengkap video, termasuk waktu, lokasi, rangkaian kegiatan secara utuh, serta alasan di balik gerakan Bupati dalam rekaman tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi dari Bupati Bahrul Ilmi maupun Pemerintah Kabupaten Barito Kuala yang secara khusus menjelaskan momen dalam video tersebut.
Sorotan terhadap kapasitas pemimpin upacara

Sebagai kepala daerah sekaligus inspektur upacara, setiap gerakan dan aba-aba yang disampaikan tentu menjadi bagian penting dari prosesi yang bersifat formal dan penuh penghormatan.
Terlebih, upacara yang berkaitan dengan peringatan jasa para pahlawan memiliki nilai simbolis yang tinggi. Setiap tahapan dalam upacara umumnya memiliki tata cara dan ketentuan yang telah ditetapkan agar seluruh rangkaian berlangsung tertib, khidmat, dan seragam.

Karena itu, ketika muncul rekaman yang memperlihatkan ketidaksesuaian antara aba-aba dengan gerakan, publik wajar mempertanyakan bagaimana persiapan dan koordinasi pelaksanaan upacara tersebut.

Sorotan publik juga semakin besar karena sosok yang terlihat dalam video merupakan orang nomor satu di Kabupaten Barito Kuala.

Padahal, dalam sejumlah kegiatan kenegaraan sebelumnya, Bahrul Ilmi juga tercatat pernah bertindak sebagai pembina atau inspektur upacara. Pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025, misalnya, Bahrul Ilmi memimpin upacara di Lapangan 5 Desember Marabahan dan menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan atas perjuangan mereka.

Bahkan, pada Maret 2026, Bahrul Ilmi kembali tercatat memimpin Upacara Kesadaran Nasional bersama jajaran Kodim 1005/Batola.

Meski demikian, viralnya potongan video tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa Bupati Bahrul Ilmi tidak memahami tata upacara.

Potongan video media sosial dapat kehilangan konteks sebelum dan sesudah kejadian. Karena itu, diperlukan rekaman utuh serta klarifikasi dari pihak yang terlibat untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi.

Kritik publik tetap diperlukan sebagai bentuk kontrol sosial, tetapi hendaknya tidak berubah menjadi penghakiman personal tanpa adanya penjelasan resmi.

Yang menjadi perhatian utama justru bagaimana pemerintah daerah memastikan setiap pejabat yang bertugas sebagai inspektur upacara memahami tata urutan, aba-aba, serta gerakan yang digunakan dalam prosesi resmi.

Sebab, kesalahan kecil dalam sebuah upacara mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika dilakukan oleh pejabat publik di hadapan peserta upacara dan terekam kamera, dampaknya dapat menjadi perhatian masyarakat luas.

Hingga kini, perhatian publik tertuju pada apakah Pemerintah Kabupaten Barito Kuala akan memberikan penjelasan mengenai video yang beredar tersebut.

Klarifikasi penting diberikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak hanya mengandalkan potongan video yang beredar di media sosial.

Di sisi lain, kejadian ini dapat menjadi momentum evaluasi internal bagi penyelenggara upacara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Koordinasi antara inspektur upacara, perwira upacara, komandan upacara dan unsur terkait menjadi penting untuk memastikan setiap prosesi berjalan sesuai ketentuan.

Peringatan terhadap jasa para pahlawan pada hakikatnya bukan sekadar kegiatan seremonial. Upacara merupakan simbol penghormatan negara kepada mereka yang telah berjuang untuk kemerdekaan.
Karena itu, setiap unsur yang terlibat di dalamnya dituntut menunjukkan sikap disiplin, tertib dan penuh penghormatan.

Kini publik tinggal menunggu penjelasan resmi dari Bupati Bahrul Ilmi maupun Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mengenai momen yang viral tersebut. Klarifikasi tersebut penting agar polemik di media sosial tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak terhadap seorang kepala daerah.



Ebi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update