BANJARMASIN, Peoplenews. Id – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKS, Hendra, SE., ME, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus penguatan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat saat melaksanakan reses di RT 5, Komplek Dharma Bakti Lestari II, Kelurahan Sungai Andai, Kota Banjarmasin. Senin (13/7)
Dalam dialog bersama warga, Hendra menyampaikan bahwa salah satu aspirasi yang telah berhasil diperjuangkan adalah pembangunan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang kini telah diterima masyarakat di kawasan tersebut.
Menurutnya, keberadaan TPS 3R harus dibarengi dengan peningkatan sarana penunjang, terutama akses jalan menuju fasilitas tersebut agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
"Alhamdulillah perjuangan menghadirkan TPS 3R sudah berhasil. Namun ketika fasilitas umum sudah tersedia, maka infrastruktur pendukung seperti jalan dan saluran drainase juga harus segera diperbaiki. Hal itu masih terus kami perjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD," ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur, Hendra memberikan perhatian khusus terhadap efektivitas program penanganan darurat sampah yang saat ini dijalankan Pemerintah Kota Banjarmasin. Ia menilai keberadaan Agen 3R tidak boleh hanya berfungsi sebagai pelengkap administrasi, tetapi harus benar-benar hadir sebagai pendamping masyarakat.
Menurutnya, Agen 3R harus mampu menjadi edukator yang aktif memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
"Jangan sampai agen hanya sebatas membuat laporan administrasi. Mereka harus mampu mengedukasi masyarakat, mendampingi warga, dan memastikan ada perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah. Kalau itu tidak berjalan, maka program darurat sampah akan sulit mencapai hasil yang diharapkan," tegasnya.
Hendra mengungkapkan bahwa banyak aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur lingkungan yang masih terus diperjuangkan. Ia mengakui pembangunan tidak dapat direalisasikan sekaligus dalam satu tahun anggaran, namun harus menjadi prioritas apabila kondisinya sudah membahayakan masyarakat.
Ia mencontohkan sejumlah usulan di RT 5 yang telah diperjuangkan sejak 2024, sempat tertunda pada 2025, dan kembali diusulkan pada 2026. Bahkan dirinya telah mengajak langsung Wali Kota Banjarmasin untuk melihat kondisi di lapangan agar pemerintah dapat menentukan skala prioritas secara objektif.
"Kalau sudah sampai menyebabkan kecelakaan atau membahayakan warga, tentu harus segera dieksekusi. Pemerintah perlu melihat langsung kondisi riil sehingga pembangunan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga menilai penanganan persoalan sampah di Kota Banjarmasin memerlukan evaluasi yang menyeluruh. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya bergerak ketika terjadi persoalan, tetapi harus membangun sistem yang berkelanjutan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin mampu melakukan pembenahan secara komprehensif sehingga kebijakan pengelolaan sampah tidak bersifat sementara, melainkan menjadi solusi jangka panjang.
"Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan hanya bertindak ketika masalah sudah muncul. Kita harus mengetahui akar persoalannya agar solusi yang diberikan benar-benar tepat sasaran," ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra menekankan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam mengurangi volume sampah. Agen 3R, menurutnya, harus aktif mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah, sekaligus mengurangi produksi sampah dari sumbernya.
Ia berharap keberadaan Agen 3R nantinya dapat diukur dampaknya secara nyata, baik dari berkurangnya volume sampah maupun meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.
Melalui kegiatan reses tersebut, Hendra menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, baik terkait pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga program pembangunan di Kota Banjarmasin benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga.
Ebi




