Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua Pemuda Islam Murka, Kepada Anggota DPRD Banjarmasin Hilyah Aulia Yang Enggan Berempati Saat Musibah Banjir

Minggu, 11 Januari 2026 | Januari 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-11T06:11:04Z


Rolly Irawan Ketua Islam Banjarmasin

Poto : Istimewa

BANJARMASIN, Peoplenews. IdAmarah publik kembali memuncak menyusul sikap cuek anggota DPRD Banjarmasin terhadap penderitaan warga terdampak banjir. Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Islam provinsi Kalimantan Selatan, Rolly Irawan, meluapkan kegeramannya atas perilaku wakil rakyat yang dinilai abai, tuli, dan nyaman bersembunyi di balik jabatan.


Rolly secara khusus menyoroti sikap anggota DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia dari fraksi PKB, yang dinilainya sama sekali tidak memiliki empati terhadap warga muurung Raya, Banjarmasin Selatan yang tiap tahun menjadi korban banjir. Sabtu (10/1)


Menurut Rolly, ketidakhadiran wakil rakyat di tengah warga terdampak bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk pengecutan politik yang mencoreng makna wakil rakyat.


“Ini bukan sekali dua kali banjir. Ini rutin tiap tahun. Tapi wakil rakyatnya tak pernah kelihatan batang hidungnya. Perilaku seperti ini tidak pantas duduk di DPRD,” tegas Rolly.


Ia menyebut, saat rakyat terendam air, sebagian anggota dewan justru memilih nyaman berdiam di balik meja dan kursi empuk, jauh dari bau lumpur dan keluhan warga. Bahkan padat dengan jadwal kunjungan kerja luar daerah dengan honor besar.


“Begitulah tabiatnya. Waktu minta dipilih rajin turun, setelah jadi jangan harap mau turun lagi,” sindirnya keras.


Ketua Pemuda Islam Kalsel bahkan mengingatkan masyarakat, agar tidak kembali terjebak janji-janji manis para calon legislatif yang lenyap saat bencana datang.


“Ulun menghimbau kepada masyarakat, jangan lagi memilih wakil rakyat nang kaya ini. Rakyat susah, mereka berpaling muka,” ujarnya.


Tak berhenti di situ, Pemuda Islam menyatakan siap menggerakkan massa dalam jumlah besar untuk ‘membangunkan” para anggota DPRD yang dinilai tertidur pulas di atas penderitaan warga.


“Jangan cuma datang waktu kampanye mengemis suara. Saat rakyat kena musibah, malah lupa dan sembunyi,” tandas Rolly.


“Pemuda Islam Kalsel siap membangunkan para pejabat yang lupa dengan rakyatnya,” tambahnya.


Di tengah sorotan tajam terhadap DPRD, Pemuda Islam justru memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarmasin di bawah kepemimpinan Wali Kota Yamin HR, yang dinilai masih menunjukkan kehadiran negara dengan terus melakukan upaya penanganan banjir.


Selain Murung Raya, banjir juga merendam kawasan Pekauman, Pemurus Dalam Banjarmasin Selatan, Sungai Lulut di Banjarmasin Timur, serta sejumlah titik lainnya yang tersebar diseluruh Kecamatan Kota Banjarmasin.


Banjir disebabkan oleh kombinasi persoalan klasik yang tak kunjung tuntas, mulai dari tingginya curah hujan, air pasang, kiriman dari hulu, sistem drainase yang buruk, hingga tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Masalah lama yang terus berulang, namun kepedulian wakil rakyat justru kian menghilang.


 



Rilis

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update