Notification

×

Iklan

Iklan

Enam Fraksi Sampaikan Pandangan terhadap Perubahan APBD Kalsel, Pemprov Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T17:09:20Z



Adrizal Saat Menyerahkan Laporan Kepada Wakil Ketua DPRD


Poto : Peoplenews. Id



BANJARMASIN, Peoplenews. Id — Enam fraksi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan pandangan fraksi terhadap pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel. Pandangan tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan kebijakan anggaran yang diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Syarifuddin, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Menurutnya, masukan tersebut merupakan bagian penting dalam upaya melakukan perbaikan terhadap kebijakan pembangunan daerah.

"Ya tadi kita sudah mendengarkan ada enam fraksi yang sudah menyampaikan pemandangannya terhadap perubahan. Yang jelas kami sangat menghargai apa yang disampaikan, karena kita lihat ini sifatnya adalah dalam rangka kebaikan daerah kita," ujar Syarifuddin. Rabu (26/8)

Ia menegaskan, setiap masukan yang disampaikan fraksi akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Apapun yang disampaikan dalam rangka untuk perbaikan dan juga dalam rangka meningkatkan pelayanan. Tadi saya sampaikan bahwa ada peningkatan belanja dan juga pendapatan, mungkin dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat," katanya.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama lagi ini bisa kita atasi," imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi PAN, Adrizal, menegaskan bahwa pandangan fraksi dalam pembahasan perubahan APBD merupakan bentuk tanggung jawab legislatif dalam memastikan kebijakan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Adrizal menilai, setiap program dan alokasi anggaran harus memiliki orientasi yang jelas terhadap kepentingan publik, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah serta mendorong pemerataan pembangunan di daerah.

"Pandangan fraksi tentu bukan sekadar menyampaikan kritik, tetapi bagaimana kita memberikan masukan yang konstruktif agar perubahan APBD ini benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Prioritas anggaran harus kembali kepada kebutuhan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan," ujar Adrizal.

Menurutnya, DPRD akan terus mengawal proses pembahasan agar penggunaan anggaran daerah dilakukan secara efektif, transparan dan tepat sasaran.

"Kita ingin setiap rupiah anggaran yang disepakati nantinya memiliki manfaat yang nyata. Karena tujuan utama dari kebijakan anggaran adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pelayanan pemerintah," tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo juga menyampaikan apresiasi atas tanggapan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap pandangan fraksi yang telah disampaikan. Ia mengatakan, proses pembahasan perubahan APBD akan terus dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Yang pertama kita terima kasih, hari ini sudah ada tanggapan dari Pak Gubernur. Yang kedua, apresiasi buat media yang sudah mengawal proses ini dari awal sampai sekarang pembahasan perubahan," ujarnya.

Ia menambahkan, pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan kebijakan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Semua prioritas utama tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat, walaupun ada satu atau dua dari pandangan fraksi yang menyoroti instrumen tertentu," katanya.

Pembahasan perubahan APBD Kalsel selanjutnya diharapkan dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat efektivitas program pembangunan daerah.



Ebi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update