Banjarbaru, Peoplenews. Id — Manajemen Bandara Internasional Syamsudin Noor memastikan kesiapan operasional untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dimatangkan. General Manager bandara, Stefanus Millyas Wardana, menyatakan koordinasi lintas instansi telah dilakukan guna menjamin kelancaran proses keberangkatan jemaah. Rabu (15/4)
“Pemantapan kami fokus pada rencana operasi, termasuk alur pelayanan dan kesiapan personel. Keberangkatan perdana dijadwalkan pada 24 April 2026 pukul 00.30 WITA,” ujarnya.
Dalam skema operasional tahun ini, proses awal keberangkatan tetap terpusat di asrama haji. Seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari keamanan hingga keimigrasian, dilakukan sebelum jemaah diberangkatkan menuju bandara.
Selanjutnya, jemaah akan diantar melalui jalur sisi udara (airside) untuk mempercepat proses boarding di terminal internasional.
Terkait pelayanan jemaah lanjut usia (lansia), pihak bandara menegaskan adanya prioritas khusus dalam proses pelayanan. Namun, mekanisme pendampingan secara detail tetap berada di bawah kewenangan penyelenggara haji dan instansi terkait.
“Kami menyiapkan fasilitas dan jalur prioritas, sementara prosedur pendampingan diatur oleh pihak penyelenggara,” jelas Stefanus.
Untuk mendukung kelancaran operasional, bandara telah menyiapkan sekitar 18 personel yang ditempatkan di asrama haji, serta penguatan layanan di terminal. Pola pengamanan dan pelayanan juga mengacu pada pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, termasuk mitigasi di titik-titik rawan kepadatan.
Dari sisi operasional umum, aktivitas penerbangan di Bandara Syamsudin Noor pasca periode Lebaran terpantau stabil. Rata-rata pergerakan penumpang berada di kisaran 6.000 hingga 7.000 orang per hari, dengan dominasi arus kedatangan.
“Secara umum operasional berjalan normal, tidak ada lonjakan signifikan di luar pola musiman,” tambahnya.
Sementara itu, pihak bandara juga mencatat adanya penyesuaian rute penerbangan oleh maskapai. Salah satunya adalah penghentian sementara rute menuju Denpasar, yang saat ini masih dalam evaluasi maskapai terkait.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pengelola bandara optimistis penyelenggaraan angkutan haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai standar pelayanan penerbangan internasional.
Ebi




