Notification

×

Iklan

Iklan

BNNP Kalsel Tegaskan Pendekatan Humanis dan Terpadu dalam Pemberantasan Narkoba Jelang Akhir Tahun

Rabu, 24 Desember 2025 | Desember 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-26T11:18:05Z

Pres Rilis Akhir Tahun BNNP Kalsel


Poto : Peoplenews. Id


BANJARMASIN, Peoplenews. Id  – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk menerapkan pendekatan tegas namun humanis dalam penanganan tindak pidana narkotika. Rabu (24/12)

Hal tersebut disampaikan dalam press rilis akhir tahun yang dipaparkan oleh Koko, perwakilan bidang Intelijen dan Pemberantasan BNNP Kalsel. Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku narkotika tidak bisa dilakukan secara seragam. Penyidik dituntut untuk cermat membedakan antara pengguna yang merupakan korban dengan pelaku yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

“Meski barang bukti yang ditemukan kecil, misalnya di bawah satu gram, namun jika bisa dibuktikan keterkaitannya dengan jaringan, maka yang bersangkutan tidak bisa dianggap sebagai pengguna semata,” ujar Koko.

BNNP Kalsel mengandalkan Tim Asesmen Terpadu yang terdiri dari unsur hukum, medis, dan psikolog untuk menentukan rekomendasi penanganan terhadap tersangka. Tim ini berperan penting dalam memberikan pertimbangan kepada hakim, apakah seseorang layak menjalani rehabilitasi rawat jalan, rawat inap, atau proses hukum pidana.

“Kami tidak ingin pengguna yang sejatinya korban justru masuk penjara dan bercampur dengan bandar atau jaringan besar. Itu justru berbahaya dan bisa memperparah keadaan,” tegasnya.

Secara geografis, Kalimantan Selatan masih menjadi wilayah tujuan dan konsumen, terutama jalur darat yang dilalui narkotika dari kawasan perbatasan. 

Meski demikian, BNNP Kalsel menilai saat ini peredaran narkoba mengalami fenomena kelangkaan akibat tingginya permintaan dan masifnya penindakan.

“Menjelang tahun baru biasanya muncul persepsi narkoba untuk pesta. Kami ingin meluruskan bahwa pergantian tahun tidak harus dirayakan dengan narkoba,” katanya.

Sepanjang tahun 2024, BNNP Kalsel juga aktif melakukan tes urine di berbagai instansi atas permintaan pimpinan lembaga. Pemeriksaan dilakukan dengan tujuh parameter, termasuk narkotika, psikotropika, dan alkohol.

Koko mengingatkan bahwa hasil positif tidak selalu berarti penyalahgunaan narkoba, karena beberapa obat medis dapat terdeteksi. Namun demikian, deteksi dini tetap penting agar langkah penanganan bisa segera dilakukan.

“Kalau ada anggota keluarga yang mencurigakan, silakan lapor. Kami siap melakukan tes awal dengan izin keluarga,” jelasnya.

BNNP Kalsel menempatkan pencegahan sebagai ujung tombak, salah satunya melalui penguatan relawan dan penggiat P4GN, serta integrasi materi bahaya narkoba ke dalam kurikulum pendidikan atau dikenal dengan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN).

“Tujuannya bukan agar anak-anak penasaran, tapi agar mereka tahu dan mampu menghindari narkoba sejak dini,” ujarnya.

Program P2M (Pemberdayaan Masyarakat) juga dijalankan untuk menghapus stigma “kampung narkoba”. 

BNNP Kalsel melakukan pendampingan pasca-penindakan dengan pelatihan keterampilan hidup (life skill) dan penguatan ekonomi warga.

“Ini tugas berat dan tidak bisa kami lakukan sendiri. Peran media dan masyarakat sangat penting untuk mengubah citra dan pola pikir,” tambahnya.

Kabar baik lainnya, BNNP Kalsel merencanakan pendirian pusat rehabilitasi narkoba gratis di kawasan Kiram. Lokasi dipilih karena lahannya luas dan suasananya tenang, mendukung proses pemulihan.

“Nantinya masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Lido. Semua layanan rehabilitasi gratis,” ungkap Koko seraya memohon dukungan publik agar rencana tersebut terealisasi pada tahun mendatang.

Menutup rilis akhir tahun, BNNP Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus memetakan dan membongkar jaringan narkotika sekecil apa pun, sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap menyongsong tahun baru dengan tekad bersama, tanpa narkoba, demi generasi yang lebih sehat dan produktif,” pungkasnya.



Ebi

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update