BANJARMASIN, Peoplenews. Id – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan Aksi Sosial Terapimasal “Bersama Sehat untuk Sesama”yang digelar di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (27/9).
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 20 terapis yang tergabung dalam perkumpulan terapis. Mereka memberikan layanan sosial berupa pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, pengecekan tekanan darah dan gula darah, konsultasi, serta layanan terapi dan pengobatan alternatif bagi masyarakat.
Kegiatan sosial ini turut mendapat dukungan dari **Laung Kuning Banjar (LKB)**. Sejumlah tokoh dan pengurus perkumpulan terapis juga hadir, di antaranya Penasihat Perkumpulan Terapis H. Diaf Hirsa serta Pembina Perkumpulan Terapis Zul Faisal Putra.
Sementara itu, kegiatan tersebut juga melibatkan Abi Hendra Wiguna, salah satu unsur penambaan Bakumpai, yang turut mendorong pelaksanaan kegiatan sosial tersebut agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Abi Hendra Wiguna mengatakan, kegiatan terapimasal tidak hanya menjadi wadah bagi para terapis untuk berkumpul, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan pelayanan sosial yang dapat dijangkau masyarakat.
“Kita ingin kegiatan ini benar-benar menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat. Para terapis yang memiliki keahlian masing-masing kita dorong untuk hadir dan memberikan pelayanan secara sosial kepada warga,”ujar Abi Hendra Wiguna.
Menurutnya, keterlibatan sekitar 20 terapis menunjukkan adanya semangat kebersamaan dari berbagai praktisi terapi untuk berkontribusi melalui kegiatan kemasyarakatan.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan kepedulian. Keahlian yang dimiliki masing-masing terapis diharapkan dapat digunakan secara bijak untuk membantu masyarakat, tentunya dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan setiap orang,” katanya.
Sementara itu, Hj. Siti Rosiah Alzena mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para terapis untuk memperkenalkan sekaligus memberikan layanan kepada masyarakat dalam suasana sosial dan kebersamaan.
Ia menyebut, kegiatan tidak hanya berisi layanan terapi, tetapi juga pemeriksaan dan edukasi kesehatan dasar.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Selain terapi, ada pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah dan gula darah, konsultasi serta edukasi. Jadi masyarakat bisa memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya,” ujar Hj. Siti Rosiah Alzena.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat dan melibatkan para terapis dengan berbagai bidang keahlian.
“Ada sekitar 20 terapis yang ikut bergabung. Ini menunjukkan bahwa teman-teman terapis memiliki semangat yang sama untuk berbagi dan hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, layanan terapi yang diperkenalkan antara lain pijat tradisional, bekam, totok saraf, totok wajah, lulur, dan sejumlah metode terapi lainnya.
Selain pelayanan terapi, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi. Panitia menekankan pentingnya masyarakat memahami kondisi kesehatan masing-masing dan memperoleh penanganan medis profesional apabila mengalami keluhan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dukungan Laung Kuning Banjar menjadi bagian dari kegiatan sosial tersebut. Kolaborasi itu diharapkan dapat memperluas kegiatan kemasyarakatan yang memberikan manfaat secara langsung kepada warga.
Abi Hendra Wiguna, menilai kegiatan sosial seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena dapat mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan yang berorientasi pada kepedulian.
“Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kita ingin semangat berbagi dan membantu sesama terus tumbuh, sehingga keberadaan organisasi maupun komunitas benar-benar dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Hj. Siti Rosiah Alzena, juga berharap kegiatan terapimasal dapat menjadi agenda yang berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berkembang. Bukan hanya menjadi tempat berkumpul para terapis, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Aksi Sosial Terapimasal “Bersama Sehat untuk Sesama” pun menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara para terapis, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan.
Ebi




