BANJARMASIN, Peoplenews. Id – Sebanyak 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan dikabarkan masih berada di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Indonesia sesuai jadwal. Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar sebuah video di media sosial TikTok yang diunggah akun @hariankalsel. Selasa (2/8)
Dalam video tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai salah satu jemaah menyampaikan keluh kesahnya terkait kondisi rombongan yang disebut telah terlantar selama kurang lebih empat hari. Identitas pria tersebut belum diketahui dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Pria dalam video itu menyebut rombongan diberangkatkan oleh Syakira Tour Travel. Ia menduga pihak penyelenggara mengalami kendala pendanaan sehingga proses kepulangan para jemaah tidak dapat terlaksana sesuai jadwal.
"Kami sudah sekitar empat hari terlantar. Pihak travel sudah angkat tangan," ujar pria tersebut dalam video yang beredar.
Ia juga mengungkapkan para jemaah terpaksa bermusyawarah untuk mengumpulkan dana secara swadaya guna memperpanjang masa sewa vila yang mereka tempati. Menurut keterangannya, biaya tambahan yang diperlukan diperkirakan mencapai sekitar Rp6–7 juta.
Selain berupaya memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara, para jemaah juga disebut telah meminta bantuan kepada pemerintah. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa laporan telah disampaikan kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta pihak terkait di Indonesia.
Sementara itu, para jemaah berharap dapat memperoleh fasilitas tempat penampungan sementara berupa wisma atau tempat perlindungan lain di Jeddah sembari menunggu kepastian tiket kepulangan ke Tanah Air.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Syakira Tour Travel mengenai video yang beredar maupun penyebab keterlambatan kepulangan para jemaah. Demikian pula belum ada pernyataan resmi dari instansi pemerintah terkait mengenai penanganan terhadap 38 jemaah asal Kalimantan Selatan tersebut.
Ebi




