Notification

×

Iklan

Iklan

PERHAKHI Kalsel Dorong Akses Profesi Hukum Lebih Terbuka bagi Generasi Muda

Sabtu, 04 April 2026 | April 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-04T14:04:12Z


Wawancara Dengan Petinggi PERHAKHI Kalsel


Poto : Peoplenews. Id




BANJARMASIN, Peoplenews. Id — Ketua Umum Perkumpulan Penasehat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI) Pusat, Elza Syarief, menegaskan komitmen organisasinya dalam membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk masuk dan berkembang di dunia profesi hukum.

Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan, akses pendidikan hukum yang inklusif, serta perlindungan profesi yang jelas agar para calon praktisi hukum dapat berkontribusi secara optimal bagi penegakan keadilan. Sabtu (4/3)

Sejalan dengan itu, Ketua DPD PERHAKHI Kalimantan Selatan, Treeswaty Lanny Susatya S.H, menyampaikan bahwa pihaknya tengah membuka peluang luas bagi masyarakat yang ingin memperoleh sertifikasi dan pendampingan di bidang hukum, termasuk melalui skema yang lebih fleksibel.

“Kami membuka akses bagi mereka yang belum memiliki sertifikat profesi hukum, baik melalui pembelajaran daring via Zoom maupun tatap muka langsung. Didukung oleh pengurus yang juga berasal dari kalangan akademisi, proses ini kami pastikan berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini bertujuan agar para lulusan, khususnya dari kalangan muda, tidak mengalami stagnasi setelah menyelesaikan pendidikan formal. PERHAKHI juga memberikan berbagai kemudahan, termasuk skema pembiayaan yang lebih ringan dan sistem kolaboratif antar peserta.

“Kami ingin anak-anak muda yang sudah lulus kuliah bisa terus melanjutkan langkahnya. Bahkan, bagi yang terkendala biaya, kami siapkan skema gotong royong. Ini agar mereka tetap bisa mengakses pendidikan profesi hukum,” jelasnya.

Selain itu, PERHAKHI Kalsel juga memberikan perhatian kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun peserta yang berulang kali gagal dalam ujian profesi hukum. Melalui program pembinaan dan pelatihan, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih matang serta kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ujian.

“Kami ingin membantu mereka yang sudah beberapa kali gagal agar bisa lebih siap. Setelah mengikuti pelatihan, mereka akan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif,” tambahnya.

Dalam praktiknya, PERHAKHI juga menekankan pentingnya profesionalisme dan legalitas dalam menjalankan profesi hukum. Oleh karena itu, seluruh proses pendidikan dan pelatihan dirancang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk tahapan menuju penyumpahan advokat.

Organisasi ini juga menawarkan keanggotaan dengan biaya terjangkau, yakni sekitar Rp200 ribu per tahun, yang memberikan akses terhadap berbagai program pembinaan, jaringan profesional, serta perlindungan organisasi.

Tak hanya berfokus pada pendidikan profesi, PERHAKHI Kalsel turut membuka ruang pengembangan di berbagai bidang, termasuk koperasi dan kegiatan pemberdayaan lainnya, guna memberikan alternatif penguatan kapasitas bagi anggotanya.

Lebih jauh, Treeswaty menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan media, dalam mendorong terciptanya sistem hukum yang berkeadilan.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan semua pihak, termasuk media, sangat penting untuk mengawal proses penegakan hukum yang adil dan transparan,” tegasnya.

Dengan berbagai program dan kemudahan yang ditawarkan, PERHAKHI berharap mampu mencetak generasi praktisi hukum yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.


Ebi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update