BANJARMASIN, PEOPLENEWS.ID — Persoalan pendataan desil masyarakat dan ketersediaan air bersih menjadi sorotan dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin, GT Yuli Rahman, dari Fraksi Partai Demokrat, yang berlangsung di Jalan Antasan Raden, Gang Gusti, RT 20, Kelurahan Teluk Tiram, Banjarmasin. Jumat (23/10)
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, khususnya terkait penentuan desil dalam pendataan sosial dan kebutuhan terhadap layanan air bersih.
Dua isu tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, baik dalam hal akses terhadap program bantuan sosial maupun pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga.
Dalam pendataan kesejahteraan masyarakat, desil digunakan untuk mengelompokkan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraan. Data tersebut dapat menjadi salah satu acuan dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan pemerintah sesuai ketentuan masing-masing program.
Namun, ketepatan data menjadi hal penting agar masyarakat yang memenuhi kriteria tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan akibat ketidaksesuaian data atau perubahan kondisi ekonomi yang belum tercatat.
Melalui forum reses ini, persoalan desil menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. Aspirasi masyarakat diharapkan dapat diteruskan kepada instansi berwenang untuk dilakukan pengecekan dan pembaruan data apabila ditemukan ketidaksesuaian.
Selain persoalan desil, ketersediaan air bersih juga menjadi isu yang disoroti dalam pertemuan tersebut.
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, baik untuk konsumsi maupun keperluan rumah tangga sehari-hari. Karena itu, pelayanan air bersih yang memadai, lancar, dan terjangkau menjadi bagian penting dalam menunjang kualitas hidup warga.
Persoalan terkait distribusi, kualitas, maupun kontinuitas aliran air perlu mendapat perhatian dari pihak penyedia layanan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
Melalui reses tersebut, aspirasi mengenai air bersih diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan diteruskan kepada instansi terkait untuk mencari solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kegiatan reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk menyerap aspirasi konstituen di daerah pemilihannya. Masukan yang dihimpun dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Persoalan desil dan air bersih yang mengemuka di Kelurahan Teluk Tiram menunjukkan pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat agar persoalan yang dirasakan warga dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diteruskan kepada instansi terkait sehingga menghasilkan solusi yang nyata bagi masyarakat.
Ebi




