Notification

×

Iklan

Iklan

SJA Melalui Hanura Banjarmasin Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Teluk Tiram

Rabu, 21 Oktober 2026 | Oktober 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-21T12:01:16Z


Bantuan Air Bersuh


BANJARMASIN, Peoplenews. Id — Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Atas arahan Ketua DPW Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalimantan Selatan, Sayed Jafar Alaydrus (SJA), jajaran DPC Partai Hanura Kota Banjarmasin kembali menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air layak guna.

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada Rabu (21/10) tersebut menyasar warga RT 12, RW 01, Kelurahan Teluk Tiram Laut, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban masyarakat di tengah persoalan ketersediaan air bersih yang masih dirasakan di sejumlah kawasan permukiman.Bagi warga Teluk Tiram Laut, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air dalam jumlah ribuan liter.

Lebih dari itu, kehadiran bantuan di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.Persoalan air bersih di Banjarmasin sendiri bukan hal sepele.

Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Banjarmasin, Rahmat, mengatakan kegiatan penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Sayed Jafar Alaydrus yang menaruh perhatian terhadap kondisi masyarakat, khususnya kelompok yang sedang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Menurut Rahmat, kepedulian sosial merupakan salah satu alasan SJA menginstruksikan jajaran DPC Hanura untuk turun langsung membantu warga melalui distribusi air bersih.

“Atas arahan Bapak Sayed Jafar Alaydrus, Alhamdulillah, kami kembali melaksanakan kegiatan berbagi air bersih kepada masyarakat. Beliau memiliki kepedulian sosial yang tinggi, terutama terhadap masyarakat kecil yang sedang menghadapi kesulitan seperti ini,” ujar Rahmat.

Ia menjelaskan, instruksi tersebut ditujukan agar jajaran DPC tidak hanya memahami persoalan yang dihadapi masyarakat, tetapi juga berupaya mengambil langkah nyata sesuai kemampuan untuk membantu meringankan beban warga.

“Bapak menginstruksikan seluruh jajaran DPC agar berbagi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan kesulitan warga,” tambahnya.

Rahmat berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus memberikan dampak positif, sekaligus memperkuat kedekatan antara organisasi dan masyarakat.

“Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa manfaat bagi kita semua. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, semoga kita selalu diberi kesempatan dan kemampuan untuk hadir membantu,” tuturnya.

Rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan Ketua RT 12 Teluk Tiram, Hartina. Mewakili warga, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di wilayahnya.

Hartina menyebutkan, terdapat 111 kepala keluarga (KK) di lingkungan RT 12 yang menjadi bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian terkait ketersediaan air bersih.Menurutnya, selama ini warga menampung air di tandon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, air yang tersedia masih terasa asin sehingga belum layak digunakan untuk konsumsi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Kami mewakili masyarakat RT 12 merasa sangat terbantu, karena selama ini air yang kami tampung di tandon masih terasa asin dan belum layak untuk dikonsumsi,” ungkap Hartina.

Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada satu kesempatan, melainkan dapat berlanjut apabila kondisi masyarakat masih membutuhkan dukungan.

“Mudah-mudahan ke depannya bantuan seperti ini bisa terus berkesinambungan, karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” harapnya.

Dengan penuh ketulusan, Hartina juga menyampaikan doa bagi Sayed Jafar Alaydrus atas kepedulian yang telah diberikan kepada warganya.

“Saya mendoakan semoga Bapak SJA selalu diberikan kesehatan, dipanjangkan umur, dan dilancarkan rezekinya, deras seperti air hujan. Semoga segala kebaikan yang diberikan kepada masyarakat dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ucapnya.

Ungkapan tersebut menggambarkan betapa bantuan yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat memiliki arti besar bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan.

Sementara itu, Sekretaris PAC Partai Hanura Kota Banjarmasin, Nur Fitriani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat melalui pembagian air bersih sebanyak 5.000 liter.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang menghadapi persoalan serupa.

“Kegiatan kami hari ini adalah pembagian air bersih sebanyak 5.000 liter untuk masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut ke depannya, termasuk bantuan-bantuan lainnya yang dibutuhkan warga,” kata Nur Fitriani.

Menurutnya, keberlanjutan program sosial menjadi penting agar kehadiran organisasi dapat memberikan manfaat secara konsisten, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penasihat DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, Dr.Ir.Daniel Itta,MS.IPU, menegaskan bahwa pembagian air bersih tersebut merupakan salah satu program Sayed Jafar Alaydrus untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

Ia menilai persoalan air bersih di sejumlah wilayah perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat air merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kelangsungan aktivitas rumah tangga.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu program Habib Sayed Jafar Alaydrus untuk membantu masyarakat. Kita mengetahui bahwa persoalan air saat ini sangat dirasakan warga. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat benar-benar membutuhkan perhatian dan bantuan,” ujar Dr.Ir.Daniel.

Ia juga menyinggung berbagai gangguan pelayanan air yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat, termasuk persoalan kebocoran jaringan dan kendala distribusi.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut perlu ditangani secara serius oleh pihak terkait, sementara masyarakat yang terdampak membutuhkan dukungan selama pasokan air belum kembali memadai.

“Dengan kondisi seperti ini, kita melihat masyarakat memang sangat membutuhkan air. Karena itu, program bantuan dari SJA menjadi salah satu bentuk kepedulian untuk membantu warga menghadapi kesulitan tersebut,” lanjutnya.

Dr.Ir. Daniel mengungkapkan bahwa kegiatan pembagian air bersih yang dilaksanakan di bawah program tersebut telah dilakukan sebanyak dua kali, termasuk penyaluran di Teluk Tiram Laut.

Ia menyebut respons masyarakat sangat positif. Bahkan, menurutnya, warga berharap bantuan dapat terus diberikan selama persoalan pasokan air belum terselesaikan.

“Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan merasa sangat terbantu. Banyak yang berharap agar pembagian air bersih bisa berlanjut selama kondisi air belum lancar. Untuk kegiatan hari ini, penyaluran dilakukan di satu titik, yakni di wilayah RT 12 Teluk Tiram Laut, dan air diberikan secara gratis kepada masyarakat,” jelasnya.

Penyaluran 5.000 liter air bersih di Teluk Tiram Laut menegaskan pentingnya gotong royong dalam merespons kebutuhan masyarakat. Bantuan langsung dapat menjadi penyangga kebutuhan warga ketika pasokan air yang tersedia belum memadai, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki alternatif sumber air yang layak.

Namun, penanganan persoalan air bersih juga memerlukan solusi yang berkelanjutan. Distribusi bantuan perlu berjalan seiring dengan upaya pihak berwenang memperbaiki gangguan pelayanan, menjaga kualitas air baku, serta memastikan masyarakat memperoleh akses air yang aman dan layak.

Bagi warga RT 12 Teluk Tiram Laut, harapan itu sederhana: kebutuhan air sehari-hari dapat terpenuhi tanpa harus terus-menerus menghadapi persoalan air asin atau pasokan yang tidak memadai.

Melalui arahan Sayed Jafar Alaydrus dan pelaksanaan oleh jajaran DPC serta PAC Partai Hanura Kota Banjarmasin, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi aksi sosial sesaat, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian terhadap persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.


Ebi

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update