BANJARMASIN, Peoplenews. Id – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PAN, H. Harry Wijaya, S.H., M.H., menggelar kegiatan reses masa sidang di kediamannya, Jalan Ahmad Yani Km 5,7 Nomor 8A, RT 24 RW 2, Kelurahan Pemurus Luar. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan publik di lingkungan mereka. Minggu (12/7)
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mengemuka. Aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan minimnya penerangan jalan umum serta kondisi beberapa jembatan lingkungan yang dinilai sudah tua dan tidak lagi layak digunakan.
H. Harry Wijaya mengatakan, kebutuhan akan lampu penerangan jalan menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Selain itu, kondisi sejumlah jembatan yang mulai rusak juga memerlukan perhatian serius agar tidak membahayakan warga.
"Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses ini. Yang paling dominan adalah permintaan pemasangan dan perbaikan lampu penerangan jalan serta kondisi beberapa jembatan yang menurut warga sudah tidak layak lagi dilalui," ujarnya.
Menurutnya, seluruh usulan tersebut akan terlebih dahulu diverifikasi bersama pihak kelurahan dan kecamatan untuk memastikan kondisi di lapangan. Langkah itu diperlukan agar setiap program yang diusulkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki dasar teknis yang jelas.
"Kami akan meminta penjelasan lebih rinci dari pihak kelurahan dan kecamatan mengenai kondisi penerangan jalan maupun jembatan tersebut. Apabila hasil verifikasi menunjukkan kondisinya memang sudah sangat tidak layak, maka kami akan mendorong agar perbaikannya dapat dianggarkan pada pembahasan APBD tahun berikutnya," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk persoalan jembatan yang kondisinya dinilai membahayakan, pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah penanganan darurat sembari menunggu proses pembangunan permanen. Sementara itu, usulan mengenai bantuan bagi yayasan anak yatim akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah yang membidangi urusan sosial karena penanganannya berada pada kewenangan dinas terkait.
H. Harry menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat yang diterima dalam reses akan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam pembahasan program pembangunan daerah. Ia berharap pemerintah kota dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya yang menyangkut keselamatan, keamanan, dan pelayanan publik.
"Setelah reses ini selesai, seluruh aspirasi akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait. Yang paling mendesak tentu penerangan jalan dan kondisi jembatan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," tegasnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Kota Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memastikan setiap usulan yang menjadi kebutuhan mendesak dapat diperjuangkan dalam proses perencanaan dan penganggaran
Ebi




