Notification

×

Iklan

Iklan

Anggota DPD RI Komite I Soroti Ancaman Narkoba Saat Kunjungi BNN Kalsel

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T03:54:12Z


Kunjungan Anggota DPD RI Ke BNN Kalsel


Poto : Peoplenews. Id 




BANJARMASIN, Peoplenews. Id – Anggota DPD RI perwakilan Kalimantan Selatan dari Komite I, Dayat El, melakukan kunjungan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Selatan guna memperkuat sinergi pemberantasan narkoba serta mendorong penguatan kelembagaan BNN di daerah. Senin (4/5)

Dalam kunjungannya, Dayat El menegaskan bahwa persoalan narkotika saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, penguatan terhadap BNN perlu terus dilakukan agar upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat berjalan lebih maksimal.

“Makanya nanti kita sama-sama memberikan kekuatan dan penguatan terhadap lembaga ini. Mudah-mudahan BNN ke depan bisa menjadi prioritas program pemerintah yang menjadi PR kita bersama,” ujarnya.

Ia menilai ancaman narkoba kini semakin kompleks dan berkembang dengan berbagai modus baru yang sulit terdeteksi. Peredaran narkotika, kata dia, tidak lagi hanya dilakukan secara terang-terangan, tetapi juga menggunakan berbagai media dan metode tersembunyi.

“Narkoba hari ini bukan hanya yang kita lihat seperti pakai botol-botol begitu, tapi di pod juga banyak sekarang,” katanya.

Dayat El menambahkan, Komite I DPD RI bersama perwakilan Kalimantan Selatan akan terus menyuarakan pentingnya penguatan kebijakan serta dukungan terhadap BNN agar pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara menyeluruh hingga ke daerah-daerah.
“Mudah-mudahan bersama Komite I DPD RI ini bisa disuarakan dengan baik,” tambahnya.

Dalam suasana dialog yang berlangsung santai namun serius tersebut, turut muncul dukungan dari komunitas dan elemen masyarakat kreatif di Banjarmasin. Salah satu perwakilan yang mengatasnamakan Gekrafs Banjarmasin, Nanang Galuh, menyampaikan dukungannya terhadap langkah penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika.

“Kalau orang-orang seperti itu kita tangkap lagi, kita bawa ke sini boleh pak,” ucapnya disambut suasana hangat diskusi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga negara, hingga masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan di Kalimantan Selatan.

Selain memperkuat koordinasi, pertemuan itu juga diharapkan mampu melahirkan langkah konkret dalam meningkatkan edukasi bahaya narkoba, pengawasan peredaran gelap, hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.


Ebi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update