Notification

×

Iklan

Iklan

Reses Ketua DPRD Banjarmasin di Surgi Mufti: Soroti TPS 3R, Drainase, dan Infrastruktur Lingkungan

Minggu, 05 April 2026 | April 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-05T16:18:20Z


Reses Ketua DPRD Banjarmasin


Poto : Peoplenews. Id 




Banjarmasin, Peoplenews. Id – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, kembali melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini, kegiatan berlangsung di Kelurahan Surgi Mufti, tepatnya di RT 23, Jalan Sultan Adam, Gang Haji Ismail, dengan dihadiri perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta unsur kepolisian setempat. Minggu (5/4)

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan strategis disampaikan warga, mulai dari penguatan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), perbaikan infrastruktur jalan dan gorong-gorong, hingga persoalan drainase yang berdampak pada banjir saat musim hujan.

Rikval Fachruri menjelaskan bahwa TPS 3R di wilayah tersebut sebenarnya telah meraih predikat terbaik di Kota Banjarmasin. Namun demikian, masih terdapat kekurangan fasilitas penunjang yang perlu segera dilengkapi.

“TPS 3R di sini sudah menjadi yang terbaik di kota, tetapi masih ada fasilitas yang kurang, seperti kendaraan operasional. Ini akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam program prioritas ke depan,” ujarnya.

Selain itu, warga RT 23 juga kembali mengusulkan perbaikan gorong-gorong dan jalan lingkungan yang hingga kini belum terealisasi meski telah beberapa kali diajukan. Kondisi tersebut diperparah dengan persoalan genangan air yang kerap terjadi akibat sistem drainase yang tidak optimal.

“Ketika hujan, air sering menggenang dan tidak cepat surut. Ini menandakan ada masalah pada saluran drainase, bisa jadi tersumbat atau ada bagian yang tertutup. Hal ini perlu dicek secara menyeluruh oleh dinas terkait,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal, meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, penentuan prioritas pembangunan harus mempertimbangkan tingkat urgensi dan kondisi riil di lapangan.

“Semua aspirasi itu penting, tetapi kita harus melihat mana yang paling mendesak. Misalnya, jalan yang sudah tidak bisa digunakan tentu harus lebih diprioritaskan dibandingkan yang masih layak pakai,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Maydah, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana pengadaan sarana pengangkutan sampah.

“Untuk pengangkutan, pada 2026 sudah direncanakan pengadaan delapan unit. Sementara untuk 2025, akan dilihat kembali kebutuhan di lapangan, dan jika belum tersedia di wilayah tertentu, bisa diusulkan pada perubahan anggaran,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa realisasi program tetap mempertimbangkan dinamika kepemimpinan serta kendala teknis yang ada di lapangan.
Kegiatan reses ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mengidentifikasi serta menyelesaikan persoalan lingkungan secara komprehensif. Warga berharap, berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata demi meningkatkan kualitas hidup di kawasan tersebut.


Ebi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update